Siapa yang Pantas Disebut Hacker?

“Sebuah website pemerintahan dirubah penampilannya oleh sekumpulan hacker! “.

CANADA – Demikian seringkali kita mendengar arti hacking, hacker, hack serta semacamnya. Pertama kalinya yang terbayang dipikiran kita yaitu pria dengan baju serba hitam, kerasan terlalu lama dimuka computer untuk masuk ke system computer satu bank, atau anak umur SMA yang keranjingan computer serta sukai iseng mengerjai bebrapa website yang mereka dapatkan di internet. Tidak salah kok. Tapi sesungguhnya hacker itu siapa? Mari kita cari info lebih dalam.

Siapa yang Pantas Disebut Hacker?

Arti “hack” (dalam bhs Indonesia : meretas) keluar pertama kalinya untuk bagian tehnologi pada th. 1960-an di satu laboratorium Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat. Saat itu sebutan hacker diberi pada sekumpulan mahasiswa yang konsentrasi pada tehnologi info. Arti hacker sendiri awal mulanya berkonotasi positif, melukiskan beberapa orang yang mempunyai ketrampilan spesial untuk buat program computer serta mempunyai logika yang tambah baik dibanding yang lain.

Sialnya, pada th. 1983 arti hacker mulai disimpulkan negatif. Hal semacam ini karena pada th. itu untuk pertama kalinya FBI menangkap sekumpulan hacker yang menamakan diri mereka The 414s di Milwaukee, Amerika Serikat. Grup hacker itu bertanggungjawab atas jebolnya 60 buah computer di Pusat Kanker Memorial Sloan-Kattering.

Perubahan sampai sekarang ini keluar beragam jenis penggolongan hacker. Karna mereka mempunyai ketajaman logika serta algoritma yang baik, sebagian perusahaan malah merekrut mereka dengan bayaran yang tinggi. Tugasnya, terang untuk lakukan percobaan serangan pada system jaringbet computer di perusahaan itu serta memberikan laporan tiap-tiap celah keamanan yang diketemukan. Nah grup hacker baik begini menamakan diri mereka jadi white hat hacker.

Ada pula beberapa hacker yang memakai kecerdasan serta kekuatan khusus mereka untuk maksud yang kurang terpuji. Umpamanya untuk menjahili bebrapa website pemerintahan, membobol system database sampai pencurian kartu credit. Hacker type ini di kenal sebgai hacker black hat atau seringkali dimaksud cracker. Sudah pasti kehadiran beberapa cracker ini menodai citra baik yang telah dibuat beberapa hacker sepanjang bertahun-tahun.

Tingkatan Hacker

Berdasarkan tingkat kekuatan serta pengalaman hacker, mereka menggolongkan diri jadi sebagian tingkatan di bawah ini :

1. Elite :

Mereka yaitu grup hacker dengan “kasta” tertinggi. Mereka tahu serta memahami detil dari system computer, jaringan, pemrograman serta algoritma yang rumit. Umumnya dari beberapa Elite yaitu beberapa orang yang cerdas dengan alamiah. Serta mereka biasanya yaitu hacker baik yg tidak sempat bertindak ilegal.

2. Semi Elite :

Hacker pada tingakatan ini lebih muda dari pada Elite. Mereka juga tahu mengenai seluk beluk system computer sampai kekuatan untuk pelajari ada celah keamanan. Mereka umumnya beraksi dengan pertolongan software pertolongan atau dimaksud eksploit. Semi Elite umumnya mempublikasikan hasil temuan mereka ke umum.

3. Developed Kiddie :

Hacker type ini umumnya berumur muda serta masih tetap bersekolah. Mereka memakai program eksploit untuk coba keamanan jaringan sekolah mereka serta masih tetap berusaha mencari popularitas di antara hacker-hacker beda.

4. Script Kiddie :

Sama dengan Developed Kiddie, cuma saja hacker kelas ini mempunyai kekuatan serta pemahaman yang masih tetap minim pada system computer serta bhs pemrograman computer.

5. Lamer :

Nah kelompok ini sesungguhnya belum juga dapat dimaksud hacker. Mereka tidak mempunyai pemahaman pada bhs pemrograman. Mereka cuma membaca beragam tulisan serta referensi mengenai dunia hacking. Umumnya mereka cuma memakai program-program hacking yang telah jadi serta dapat diperoleh dengan gampang di internet. Bahkan juga terkadang mereka kurang memahami atas apa yang mereka kerjakan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *